RINGKASAN
MAKROEKONOMI
Tahun 2025 ini, ekspektasi konsensus akan tercapainya skenario soft landing untuk perekonomian global akan diuji. Kebijakan yang tidak pasti di tengah perubahan kondisi politik yang signifikan dapat menimbulkan risiko bagi stabilitas ekonomi. Bank Sentral di berbagai negara akan dihadapkan dengan tantangan untuk melakukan kajian ulang akan kebijakan moneter di tengah arah dan dampak kebijakan ekonomi yang belum jelas.
Kebijakan dari Pemerintahan AS yang baru diperkirakan akan memberikan dampak yang cukup besar terhadap Eropa, yang tengah rentan terhadap risiko resesi, maupun China, yang sedang berkutat dengan krisis di dunia properti.
Kebijakan moneter yang lebih longgar diharapkan bisa membantu pertumbuhan ekonomi dan keuntungan Perusahaan, namun, The Fed akan tetap bersikap waspada terutama terhadap segala risiko yang bisa meningkatkan tekanan inflasi. Di saat yang bersamaan, risiko pertumbuhan yang lebih lambat dar perkiraan pasar akan selalu menghantui. Tatanan geopolitik juga terbilang kompleks dan penuh tantangan, dengan adanya ketegangan yang masih berlangsung di Ukraina, Israel, dan Taiwan.
ALOKASI ASET – MOMEN BAGI PASAR SAHAM
Secara global, kami lebih condong ke pasar saham dibandingkan obligasi pemerintah, mengantisipasi adanya efek positif terhadap pergerakan saham dan inflasi seiring dengan pertumbuhan ekonomi AS yang diproyeksikan akan tetap kuat sehingga mampu memancing permintaan.
EKONOMI YANG LEBIH BERKELANJUTAN
Sebagai investor, kami tetap berfokus pada upaya untuk memberikan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan serta pada kesempatan untuk mempromosikan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan; yang mengutamakan kemajuan transisi energi; serta memastikan perubahan ke arah ekonomi rendah karbon yang adil & merata. Dalam upaya memitigasi dampak perubahan iklim dan beradaptasi terhadap risiko pemanasan global, dibutuhkan solusi-solusi yang kreatif. Peluang yang tersedia bagi para investor di area ini terus mengalami perubahan yang cepat, namun hal ini menjadi sangat penting dalam bertransisi menuju arah keberlanjutan.
INVESTASI JANGKA PANJANG
Penerapan artificial intelligence yang begitu pesat dapat memancing inovasi dan kreativitas tanpa batas ke depannya. Kami percaya adanya potensi besar di pasar saham pada sektor yang akan diuntungkan termasuk sektor kesehatan, edukasi, logistik, dan mobilitas.
Namun, ada juga beberapa risiko yang perlu diperhatikan. Penerapan tekonologi ini umumnya mempertimbangkan isu Environmental, Social, & Governance (ESG), regulasi, dan sentimen investor yang masih berubah-ubah.
Bagi investor yang sedang menyusun alokasi aset seiring dengan kebijakan penurunan suku bunga jangka pendek, pemilihan income lewat berbagai instrumen pendapatan tetap dapat menjadi salah satu pertimbangan. Sementara, bagi investor yang ingin diversifikasi dan mendapatkan manfaat dari kebijakan moneter yang lebih longgar, kelas aset emerging market debt dapat menawarkan risk-adjusted returns yang menarik.
Mari kita bahas lebih lanjut tiga topik utama yang penting untuk dipahami sesuai dengan tren pasar.
Simak Video Berikut
Chief Market Strategist Daniel Morris, bersama dengan tim regional kami memberikan ringkasan tentang ekspektasi & implikasi terhadap pasar global di tahun ini. Simak video berdurasi 4 menit dibawah ini tentang pembahasan beberapa topik utama yaitu prospek inflasi AS, ketegangan geopolitik di Eropa, dan tantangan di pasar negara berkembang termasuk China.
Makroekonomi

Richard Barwell, Head of Macro Research and Investment Strategy, London
Sudah semakin jelas dalam beberapa bulan terakhir bahwa tekanan inflasi telah mereda, sehingga memungkinkan bank sentral di dunia untuk mulai melonggarkan kebijakan moneternya. Saat kita memasuki tahun 2025, pelaku pasar harus fokus pada dua hal:
• Kemana arah tujuan ekonomi global?
• Bagaimana peranan faktor geopolitik dalam menentukan arah?
Ekspektasi konsensus adalah bahwa akan ada soft landing untuk ekonomi global. Inflasi kembali ke target yang diperkirakan dan roda ekonomi terus bergulir, bertumbuh pada taraf normal dengan tingkat pengangguran yang rendah & stabil, sehingga memungkinkan bank sentral untuk terus memangkas suku bunga kembali ke apa yang disebut tingkat netral. Ini akan menjadi akhir yang sangat bahagia bagi banyak investor yang kuatir akan laju inflasi. Tingkat suku bunga yang lebih rendah ditambah dengan pemulihan aktivitas yang sedang berlangsung diharapkan dapat memberikan dukungan bagi berbagai kelas aset.
Informasi lebih lengkap dapat dibaca lebih lanjut ke bagian Macroeconomics di halaman 7 laporan Investment Outlook 2025.
Tema yang berkelanjutan menjadi sorotan di tahun 2025 dan kedepannya


Edward Lees, Co-Head of the Environmental Strategies Group, London
Ulrik Fugmann, Co-Head of the Environmental Strategies Group, London
Hasil pemilu AS meninggalkan tanda tanya terhadap perkembangan dan masa depan upaya dalam mengatasi perubahan iklim dan tantangan lingkungan hidup lainnya. Namun terlepas dari lanskap politik di AS dan di negara lain, pendorong ekonomi dan kebutuhan nyata dunia sangat kuat. Ulrik Fugmann dan Edward Lees mengeksplorasi tiga tema untuk tahun depan :
1. Permintaan akan sumber daya akan terus mendorong cerita tentang energi bersih
2. Real zero, not net zero, menjadi tujuan
3. Peristiwa iklim menjadi sorotan akan kebutuhan dan peluang investasi
Informasi lebih lengkap dapat dibaca di bagian Sustainable Thematics di halaman 18 laporan Investment Outlook 2025.
Life after cash

James McAlevey, Head of Investment Team – Global Aggregate & Absolute Return, London
Periode kenaikan suku bunga resmi yang dipicu oleh lonjakan inflasi paska pandemi telah menarik lebih dari USD 6 triliun1 ke dalam cash investment jangka pendek. Sekarang, ketika bank sentral di dunia mulai menurunkan Tingkat suku bunga, dimanakah reksa dana pasar uang dapat menemukan “rumahnya” pada tahun 2025? James McAlevey mengulas peluang dalam kondisi yang positif untuk kelas aset pendapatan tetap.
Informasi lebih lengkap dapat dibaca di bagian Fixed Income di halaman 22 laporan lengkap Investment Outlook 2025.
1 Global Money Market Fund Flows Dashboard: 4Q21 (fitchratings.com)


